5 Langkah Awal Mulai Menulis dari Seorang Penulis Sekaligus Pebisnis

Aku suka menulis sejak jaman SMA. Meski hanya sekedar tulisan fiksi yang hadir karena imajinasi. Tapi rasanya cukup bikin happy. Apalagi saat tahu Teman-teman yang membaca ikut larut dalam cerita ilusi.

Beberapa teman menyarankanku untuk menerbitkan ceritaku menjadi novel. Siapa tahu menjadi best seller dan menjadi sumber penghasilan tambahan untukku.

Sayangnya, aku belum pernah menyelesaikan setiap naskah yang kumulai. Kebanyakan berhenti di tengah jalan. Entah karena aku mengalami writer block atau nggak punya waktu untuk menyelesaikan.

Langkah Awal Mulai Menulis


Langkah Awal Mulai Menulis
Sumber Foto: Website Canva


Teh Indari Mastuti adalah seorang penulis sekaligus pebisnis. Bagi beliau, kalau mau jadi penulis ya memang harus mengorbankan sesuatu. Kalau nggak waktu ya uang.

Kita bisa meluangkan waktu untuk menulis secara konsisten sampai menjadi naskah yang siap terbit. Atau mengumpulkan ide, lalu mencari jasa Ghostwriter untuk menuliskan ide tersebut menjadi sebuah buku. Simple.

Bacaan Menarik Lainnya:

Nah, Teh Indari Mastuti memberikan 5 langkah awal mulai menulis untuk kita, sebagai berikut:

1. Temukan Motivasi Menulis

Sebenarnya, kalau kita melakukan sesuatu akan lebih greget kalau ada alasannya. Semakin kuat alasan itu, maka kita akan semakin bersungguh-sungguh dalam menyelesaikannya.

Menulis juga seperti itu. Kita harus menemukan motivasinya. Agar nggak mudah berhenti di tengah jalan seperti yang kurasakan selama ini.

2. Membuat Ide Judul Buku

Langkah kedua mulai menulis adalah membuat ide tentang judul buku. Kita pasti sudah tahu dong mau menulis tentang apa. Seenggaknya, ide garis besar tulisannya sudah ada dalam kepala.

Buat beberapa judul buku yang menarik dan mengundang rasa penasaran pembaca. Tapi ingat ya! Membuat judul buku harus yang sesuai dengan topik yang ingin kita tulis. Kalau perlu buat yang lebih spesifik dan unik.

Bacaan Menarik Lainnya:

3. Memilih Salah Satu Judul

Dari beberapa ide judul yang sudah kita buat tadi. Kita bisa pilih satu judul yang menurut kita paling menarik untuk dikembangkan.

Tentu ini mengacu pada topik yang sudah kita pikirkan ya. Makanya, membuat judul tu yang spesifik. Meski kita tambahkan kata-kata yang powerfull dan membuatnya unik. Tetap nggak boleh melenceng dari topik ya, Gaes ya!

4. Buat Outline

Owner Indscript Creative yang juga sebagai penulis menyebutkan langkah keempat mulai menulis adalah membuat outline. Mungkin sebagai acuan saat kita akan mulai menulis naskah buku secara keseluruhan.

Outline adalah rencana penulisan yang berisi garis-garis besar dari suatu karangan yang tersusun secara sistematis, logis, jelas, terstruktur dan teratur.

Hal ini bermanfaat sebagai guide untuk penulis. Agar bisa menyusun karangan secara teratur.

5. Tentukan Manajemen Waktu


manajemen waktu menulis buku
Sumber Foto: Website Canva


Terakhir adalah kita menentukan manajemen waktu. Seperti yang kutuliskan tadi bahwa dalam menulis buku itu harus mengorbankan sesuatu yaitu waktu atau uang.

Ketika sudah menentukan manajemen waktu untuk menulis naskah buku. Kita harus berusaha untuk konsisten mematuhi apa yang sudah kita buat.

Dengan begitu, maka bukan mustahil kita bisa menerbitkan buku yang kita inginkan.

Lalu bagaimana jika kita nggak punya waktu untuk menulis. Maka kita bisa memanfaatkan beberapa jasa yang ditawarkan oleh Indscript Creative. Salah satunya adalah jasa ghostwriter.

Indscript Jasa Ghostwriter

Seorang penulis dan pebisnis bernama Teh Indari Mastuti menyebutkan beberapa alasan yang membuat kita nggak bisa menerbitkan buku sebagai berikut:

  1. Belum paham bagaimana cara membuat buku.
  2. Nggak tahu alur penerbitan buku.
  3. Belum ada waktu menulis buku.

Oleh karena itu, Teh Iin bersama perusahaannya memberikan jasa tentang penulisan, termasuk Indscript Jasa Ghostwriter.

Tim Indscript Creative akan bekerja di balik layar mengolah seluruh ide yang kita punya. Nggak perlu khawatir. Karena kita akan mendapatkan naskah yang sesuai dengan ide dan gaya bahasa yang kita mau.

Selain itu, Indscript Creative akan memastikan bahwa nama yang tertera dalam buku adalah nama kita. Karena kitalah yang memiliki semua idenya. Semua hal yang bekerja di balik layar adalah kerahasiaan.

Sumber:

  • https://www.instagram.com/indarimastutirezky/ 
  • https://tribelio.page/kenaliindscriptcreative
Bacaan Menarik Lainnya:

Posting Komentar

2 Komentar

  1. Awal menulis buku memang sulit, ya. Namun, kalau sudah menjadi kebiasaan, ide darimana saja bisa menjadi tulisan yang menarik.

    BalasHapus
  2. Seringnya saya kalau nulis melupakan outline, ternyata suka buntu ide d tengah jalan. Mkasih mbak ya infonya tentang menulis

    BalasHapus

Terima kasih atas kunjungannya, jika anda memiliki saran, kritik maupun pertanyaan silahkan tinggalkan komentar anda.

close
Info Iklan Murid Blogspot